Sejarah akan berulang-Entah Kapan
September 6, 2008 at 10:02 am 1 komentar
Masalah ekonomi berupa kredit macet dalam jumlah besar sekitar yang terjadi akhir akhir ini merupakan pertanda bahwa amerika sedang menuju jurang kehancuran ekonomi, hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh siapapun
Kenaikan harga minyak yang sampai mencapai 140 US$-walaupun sudah tinggal 105 US$ pada september ini- pada akhir juli lalu juga nampaknya menyumbang peran yang cukup besar, karena amerika merupakan negara konsumen minyak terbesar di dunia.
Kondisi ekonomi tersebut sebenarnya juga diperparah dengan kebijakan politik dan militer amerika yang invasif terhadap kedaulatan lain . Yang tentu saja menghabiskan sumber daya ekonomi yang luar biasa besar. Untuk perang di Iraq saja amerika sudah menghabiskan 575 billion $ pada saat artikel ini ditulis, belum lagi perang vietnam 584 b US$ perang korea 408 b US$ yang warisan hutangnya bisa jadi belum terselesaikan.
Amerika yang merupakan pemenang dalam perang dunia ke II mempunyai ekonomi nomor wahid, peringkat pertama selama puluhan tahun dalam ekonomi dunia dipandang dari total GDP yang dimiliki-hanya dibayangi oleh USSR (sebelum sovyet runtuh) dan Jepang setelahnya.
Ekonomi Amerika sangat ditunjang oleh produksi barang teknologi tingginya, seperti perangkat lunak, ekonomi maya, dotcom, Superioritas ekonomi Amerika bahkan memuncak pada saat presiden amerika ke 42 Bill Clinton disaat meninggalkan gedung putih mewariskan surplus 559 B US$ pada kas negara, namun apa surplus tersebut dibandingkan biaya yang dikeluarkan oleh angka angka yang telah disajikan tadi
Melihat fakta fakta tersebut tidaklah berlebihan jika kita bisa menganalogikan amerika sebagai sebuah imperium besar yang akan kolaps, seperti romawi dan majapahit yang sama sama hancur karena dirinya sendiri. Seperti para imperium pendahulunya, proses kemunduran yang diakhiri jatuhnya suatu imperium akan berlangsung selama berdekade dekade. Untuk amerika, kemundurannya sudah nyata terlihat-tinggal kita menunggu jatuhnya
Di akhir tulisan saya ingin mengutip ungkapan dari George Bernard Shaw
If history repeats itself, and the unexpected always happens, how incapable man must be of learning from experience
Yang saya coba serap maknanya yaitu : manusia cenderung tidak mampu untuk menghindari ulangan sejarah yang buruk.
Semoga kita selalu diberkahi oleh Tuhan semesta alam untuk dapat bermanfaat dan menyebar kasih sayang bagi makhluk lain
Entry filed under: Internasional, Politik. Tags: amerika, amerika dan imperium sebelumnya, amerika negara invasif, george bush bodo, imperium amerika, kejatuhan ekonomi amerika, kemunduran ekonomi amerika, perang tidak berkeadilan.
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Singal | September 6, 2008 pukul 10:56 am
Hmmm…sesuatu yang mungkin terjadi pasti terjadi kata hukum Murphy…